Mengenai Saya

Foto saya
dunia ini panggung sandiwara mata terbuka disulap menjadi buta... tanah lapang pinggiran kota berkecimpung ria,, menanam padi di sore hari sambil kuterbangkan layang-layang.. mari jaga hutan dan alam untuk penerus generasi kita nanti,, :)

Saya ingin belajar melakukan kegiatan jurnalistik musik

Saya ingin belajar melakukan kegiatan jurnalistik musik
ekspresi stop action

Rabu, 27 April 2011

Instrument

Kajian etnomusikologi dalam pandangan Bruno Nettl tentang instrumen yaitu dalam dekade terakhir banyak mengkaji berbagai vokal dibandingkan dengan musik instrumental, hal ini disebabkan mempelajari instrumen memang lebih sulit dibandingkan dengan musik vokal. Sehingga banyak pembelajaran yang harus di ketahui sebenarnya, semisal tentang organologi instrumen sendiri dapat lebih di jabarkan secara detail, dan beberapa tehnik permainan instrumen itu sendiri juga perlu di pelajari.
Selain vokal, mempelajari alat musik juga sangat penting dalam dunia etnomusikologi, dari situ dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran mengenai instrumen seharusnya menjadi prioritas. Karena dari mempelajari instrumen, kita akan dapat mengetahui atau bisa menjadi petunjuk bagi kita untuk menelusuri sejarah budaya musik daerah tersebut.
Menurut teori Sachs, instrument musik dapat bercerita kepada kita tentang apa yang difikirkan dan nilai-nilai budaya di masa silam. Instrumen bisa dilihat dari tanda-tanda yang melekat pada bentuk fisik dan karakteristik suara. Teori Sachs mengatakan perbedaan karakter suara atau bentuk fisik instrumen ini adalah konsep gender.
Hornbostel mengungkap sebuah fakta yang dilihat dari instrumen yang sederhana, namun dapat ditemukan di dua daerah yang berbeda yaitu Brazil dan Polinesia. Menurut Hornbostel ini adalah indikasi dari terjadinya kontak budaya.
Dalam dunia ilmu bahasa, penamaan dan istilah-istilah yang terkait dengan persoalan teknik memainkan instrument juga dapat membantu kajian-kajian bahasa dalam menelusuri sejarah perkembangan bahasa.
Pentingnya mempelajari instrumen bagi etnomusikolog, kita akan dapat menelusuri gaya musik di masa lalu, Skala suara dan sistem tonal yang ada juga mencerminkan karakter individu maupun kelompok masyarakat kebudayaan pemiliknya
Dari sebuah instrumen dapat membentuk karakter dan memberikan suatu kesan terhadap orang lain, dari sebuah karakter yang kuat mampu menciptakan sebuah gaya dalam dekade atau periode tertentu. Namun terjadinya kontak budaya dari aktifitas manusia yang sangat kompleks sangat memungkinkan terjadinya suatu proses difusi. Sebuah gaya tertentu akan bisa ditemukan ditempat yang berbeda, namun justru dari gaya yang berkembang tersebut mampu menjadi sebuah petunjuk arah pusat penyebarannya.

Klasifikasi dan Jenis Studi Instrumen

Klasifikasi yang ditulis Bruno Nettl banyak mempelajari istilah-istilah pada instrumen. Namun dalam praktek kerja etnomusikologi banyak terkendala permasalahan terminologi. Dalam mengklasifikasikan instrumen, dapat dilihat dari banyak hal, pengerjaanya dapat dilakukan dengan mengelompokkan jenis bahan, cara memainkan, nama instrumen, dan struktur mekanisme penghasil suara itu.


Katalog dan Museum

Di antara publikasi penting dalam organologi adalah katalog koleksi alat musik. Sebuah buku kecil diterbitkan oleh Museum Horniman (1958) yang menarik adalah menggabungkan fungsi dari sebuah teks pengantar pada instrumen dan katalog koleksi museum. Sachs Hornbostel menjelaskan kontruksi mereka dan cara mereka bermain dan memberikan beberapa informasi, termasuk peta, pada distribusi mereka. Buklet seperti ini juga dapat digunakan oleh museum untuk mengarahkan masyarakat awam dengan demikian masyarakat dapat mengerti bagaimana memainkan, bahan yang digunakan, asal-usul, dll.
Selain koleksi instrumen dalam etnografi, seni dan museum musicological kita harus menyebutkan cara unik untuk melestarikan instrumen dan budaya mereka. Seperti museum terdiri dari artefak yang menggambarkan budaya rakyat suatu bangsa, dan biasanya memiliki struktur sebuah desa dimana berbagai jenis bangunan, toko-toko pertanian, tempat tinggal, dll akan ditampilkan. Dalam sebagian besar, kerajinan bangunan dan metode kerja yang ditampilkan melalui pameran dan oleh individu yang telah belajar, baik melalui tradisi keluarga atau dari sarjana, untuk melakukan pekerjaan untuk tembikar, tenun, anyaman, dan kadang-kadang juga keputusan dalam memainkan instrumen atau bisa disebut kesepakatan, dan yang menunjukkan ketrampilan ini kepada publik meskipun museum ini bukanlah terutama kepentingan musik, beberapa dari mereka mengandung pameran dan demonstrasi dari instrumen. Di antara koleksi yang pantas dilihat adalah pilihan: Di Amerika Serikat, Metropolitan Museum Of Art, New York (koleksi seluruh dunia termasuk mungkin spesimen oriental); American Museum of Natural History, New York (terbaik di Amerika Utara India); Museum of Music, Scardale, New York (disamping instrumen termasuk berbagi artefak yang berhubungan dengan musik, seperti devieces merekam) National Museum, Washington, DC (koleksi bahan etnografi) University California Museum, Barkeley; Komersial Museum, Philadelpia; Institut Ethnomusicology, University of California, Los Angles ( oriental, kususnya Indonesia) Chicago Museum of Natural History; Stearns koleksi, University of Michigan, Ann arbor.

Pengikut